Jumat, 04 November 2011

No Mountains Is Too High To Reach


We can attain the un-attainable.
No mountain can stand in our way,
if we don't let it overtake us.

No mountain is too high to climb.
We can reach the top in due time,
and simplicity,we will find.

We can also reach for the stars.
It may seem a little farther away,
but it can be attained, just the same.

Don't be mis-lead or taken astray.
Don't let someone cause you dismay,
and make you think, you cannot make it.

We can achieve climbing any mountain,
that we choose to climb,
even it is, the highest of peaks.

All we have to do is believe,
in ourselves,
and the top, we will reach.

Just set your sites, and reach up high.
Seek to find the biggest and best,
and you will conquer,and win the test.

Why don't we pray


The highest privilege ever afforded to man is the power of prayer.
...then why don't we pray?

The right to talk to the highest potentate in the entire universe...
...then why don't we pray?

The most powerful force accessible to man is the potential of prayer...
...then why don't we pray?

The greatest longing in the heart of God is to talk to His children...
...then why don't we pray?

Nothing is impossible to those who pray...
...then why don't we pray?

No man ever fainted or faltered who gave himself to prayer...
...then why don't we pray?

Every sin is forgiven, every stain is washed clean, all guilt diminished to
The man who prays...
...then why don't we pray?

Hell moves farther away, Satan flees from the man who prays...
...then why don't we pray?

Anointing will come, mountains will be moved, valleys made smooth, rivers made crossable, the inaccessible made accessible, the impossible made possible,
dreams come through to the man who prays...
...then why don't we pray?

God said that men ought always to pray...
...then why don't we pray?

Paul encouraged prayer without ceasing...
...then why don't we pray?

The riches of heaven are open to those who pray in His name...
...then why don't we pray?

Everyone can pray, the young, the old, the rich, the poor, the strong, the weak, the child, the aged, the sinner, the prisoner, in any nation, in any language, all can pray...
...then why don't we pray?

Let God Guide You


You say: "It's impossible"
God says: All things are possible
(Luke 18:27)

You say: "I'm too tired"
God says: I will give you rest
(Matthew 11:28-30)

You say: "I can't go on"
God says: My grace is sufficient
(II Corinthians 12:9 & Psalm 91:15)

You say: "I can't figure things out"
God says: I will direct your steps
(Proverbs 3:5-6)

You say: "I can't do it"
God says: You can do all things
(Philippians 4:13)

You say: "I'm not able"
God says: I am able
(II Corinthians 9: 8)

Kamis, 27 Oktober 2011

A Real True Friend


True real friends double your happiness and half your burdens. Basically how you would like a true real friend to be, you should be like this to your true friends. Trust, forgiveness, accountability are some ingredients of a true friend. True friendships are hard to come by. And what's more, life is short. So treasure these friends if you have already have them. If you don't continue to search, because once you have them, life becomes so much easier to live, no matter what happens. I have been through pretty rough patches and I dare say, without my friends I would not have made it. (read more about me here)

Friendships need lots of energy and patience to maintain them. Not to mention time too. When your friend needs you, sometimes when things are not going too well on your side, it is often so easy to turn a deaf ear to their pleas. It is especially during these times, that you must find the strength in you to help your friend. And it is during these times that your friendship will be forged and made stronger.

And you must always be happy for their successes, even when things are not going too well on your side. It might be hard to do for some people but it is something that you need to learn. Think about all the sacrifices your friend has made for you and all the times when he or she was happy for you despite his or her own troubles.

Think about all the happy times you all enjoyed and the sad, rough times you all went through together. That should give you sufficient patience to actually be a true friend for them. Remember, true friends are the next best thing to family. They will always be your pillar of support no matter what. Always.


Foot Prints


Suatu malam seorang bermimpi. Dia mimpi berjalan bersama Tuhan di sepanjang tepian pantai. Di ujung langit sana tergambar peristiwa-peristiwa dari kehidupannya. Di setiap kejadian ia memperhatikan ada dua pasang jejak kaki di permukaan pasir, satu punyanya dan lainnya jejak kaki Tuhan.

Pada penayangan dari peristiwa itu di akhir hidupnya, dia kembali melihat jejak kaki di permukaan pasir itu. Dia memperhatikan bahwa banyak kali di dalam kehidupannya hanya ada satu jejak kaki. Dia memperhatikan bahwa saat-saat itu adalah saat-saat genting dan penuh kesedihan. Hal itu sungguh membingungkannya, dan ia bertanya kepada Tuhan tentang hal ini. "Tuhan, Engkau berkata bahwa sekali aku memutuskan untuk mengikutMu, Engkau berjanji akan berjalan selamanya bersamaku. Tetapi aku juga memperhatikan, pada masa aku mengalami kesukaran dalam hidupku, hanya ada satu pasang jejak kaki, aku sungguh tidak mengerti mengapa di saat-saat aku membutuhkanMu malah Engkau meninggalkanku."

Tuhan menjawab: "AnakKu yang Kukasihi, Aku mengasihimu dan tidak akan pernah meninggalkanmu. Pada saat -saat pencobaan dan penderitaanmu, saat di mana engkau hanya melihat ada satu pasang jejak kaki, itulah saat di mana Aku menggendong engkau."

Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu.(Yesaya 46:4a)


Doa Seorang Sahabat


Sebuah kapal karam di tengah laut karena terjangan badai dan ombak hebat. Hanya dua orang lelaki yang bisa menyelamatkan diri dan berenang ke sebuah pulau kecil yang gersang. Dua orang yang selamat itu tak tahu apa yang harus dilakukan. Namun, mereka berdua yakin bahwa tidak ada yang dapat dilakukan kecuali berdoa.

Untuk mengetahui doa siapakah yang paling dikabulkan, mereka sepakat untuk membagi pulau kecil itu menjadi dua wilayah. Dan mereka tinggal sendiri-sendiri berseberangan di
sisi-sisi pulau tersebut.

Doa pertama mereka panjatkan, mereka memohon agar diturunkan makanan. Esok harinya, lelaki ke satu melihat sebuah pohon penuh dengan buah-buahan tumbuh di sisi tempat tinggalnya. Sedangkan di daerah tempat tinggal lelaki yang lainnya tetap kosong.

Seminggu kemudian, lelaki yang ke satu merasa kesepian dan memutuskan untuk berdoa agar diberikan seorang istri. Keesokan harinya, ada kapal yang karam dan satu-satunya penumpang yang selamat adalah seorang wanita yang berenang dan terdampar di sisi tempat lelaki ke satu itu tinggal. Sedangkan di sisi tempat tinggal lelaki ke dua tetap saja tidak ada apa-apanya.

Segera saja, lelaki ke satu ini berdoa memohon rumah, pakaian, dan makanan. Keesokan harinya,seperti keajaiban saja, semua yang diminta hadir untuknya. Sedangkan lelaki yang kedua tetap saja tidak mendapatkan apa-apa. Akhirnya, lelaki ke satu ini berdoa meminta kapal agar ia dan istrinya dapat meninggalkan pulau itu. Pagi harinya mereka menemukan sebuah kapal tertambat di sisi pantainya. Segera saja lelaki ke satu dan istrinya naik ke atas kapal dan siap-siap untuk berlayar meninggalkan pulau itu. Ia pun memutuskan untuk meninggalkan lelaki ke dua yang tinggal di sisi lain pulau. Menurutnya, memang lelaki kedua itu tidak pantas menerima berkah tersebut karena doa-doanya tak pernah terkabulkan.

Begitu kapal siap berangkat, lelaki ke satu ini mendengar suara dari langit menggema, "Hai, mengapa engkau meninggalkan rekanmu yang ada di sisi lain pulau ini?" "Berkahku hanyalah milikku sendiri, karena hanya doakulah yang dikabulkan," jawab lelaki ke satu ini. "Doa lelaki temanku itu tak satupun dikabulkan. Maka,ia tak pantas mendapatkan apa-apa."

"Kau salah!" suara itu membentak membahana. "Tahukah kau bahwa rekanmu itu hanya memiliki satu doa. Dan, semua doanya terkabulkan. Bila tidak, maka kau takkan mendapatkan apa-apa."

"Katakan padaku," tanya lelaki ke satu itu. "Doa macam apa yang ia panjatkan sehingga aku harus merasa berhutang atas semua ini padanya?" "Ia berdoa agar semua doamu dikabulkan!"


Thank's for being my Friends


Sewaktu kita duduk di taman kanak-kanak, kita berpikir kalau seorang teman yang baik adalah teman yang meminjamkan krayon warna merah ketika yang ada hanyalah krayon warna hitam.

Di sekolah dasar, kita lalu menemukan bahwa seorang teman yang baik adalah teman yang mau menemani kita ke toilet, menggandeng tangan kita sepanjang koridor menuju kelas, membagi makan siangnya dengan kita ketika kita lupa membawanya.

Di sekolah lanjutan pertama, kita punya ide kalau seorang teman yang baik adalah teman yang mau menyontekkan PR-nya pada kita, pergi bersama ke pesta dan menemani kita makan siang.

Di SMA, kita merasa kalau seorang teman yang baik adalah teman yang mengajak kita mengendarai mobil barunya, meyakinkan orang tua kita kalau kita boleh pulang malam sedikit, mau mendengar kisah sedih saat kita putus dari pacar,

Di masa berikutnya, kita melihat kalau seorang teman yang baik adalah teman yang selalu ada terutama di saat-saat sulit kita, membuat kita merasa aman melalui masa-masa seperti apapun, meyakinkan kita kalau kita akan lulus dalam ujian sidang sarjana kita.

Dan seiring berjalannya waktu kehidupan, kita menemukan kalau seorang teman yang baik adalah teman yang selalu memberi kita dua pilihan yang baik, merangkul kita ketika kita menghadapi masalah yang menakutkan, membantu kita bertahan menghadapi orang-orang yang hanya mau mengambil keuntungan dari kita, menegur ketika kita melalaikan sesuatu, mengingatkan ketika kita lupa, membantu meningkatkan percaya diri kita, menolong kita untuk menjadi seseorang yang lebih baik, dan terlebih lagi... menerima diri kita apa adanya...

Thanks for being my friend & best friends
A lot of little heart to my friends

Friends are like balloons; once you let them go, you can't get them back
So I'm gonna tie you to my heart so I never lose you.


One of My Photography

Peacok Bird

This is My Life


You've opened up my eyes
To see You Lord
You've turned my life around
In righteousness

There is nothing more precious
Than to be in Your presence
And to see You by my side

This is my life I surrender
Before Your throne
I bend my knees I surrender
To worship You
I lift my voice to sing Your praises
Be magnified and be glorified



God Preserve Me !


Sekalipun Kuberjalan
Dalam lembah kelam
Namun tanganMU selalu
Menopang hidupku

Saatku dalam ketakutan
Kau hadir disisiku
Kau berkata jangan takut
Kau briku kemenangan

Kaulah Tuhan yang berjanji
Tak sekalipun kau ingkari
KesetiaanMU sungguh terbukti
Disepanjang dihidupku

Untuk selamanya kukan setia
Melayani dan MengasihiMU
Tiada Tuhan sepertiMU
Kau Allahku yang setia


Does God Cry ?


A little girl once asked, "Mommy does God cry?"
"Don't be silly, God can't cry baby," her mother replied.

"But what about when He looks down from Heaven above
And sees all the people who needs His love?

And what about when He looks down and sees
The playground kids fall and scrape their knees?

Or how about Aunt Jane who can't have baby girls or boys?
Or what about the poor kids who gets no Christmas toys?

Maybe God would cry if He lived with my friend Tommy.
Whose daddy beats and bruises him and his mommy.

Or maybe if He looked down and saw people being killed,
I think He'd surely have eyes that are tear filled.

But I think most of all, mommy, what would have made God cry,
Is when He looked down at the cross and watched His baby die."

The mother stood in silence as her eyes filled with tears,
For she knew her little girl was wise beyond her years.

Staring into deep blue eyes, the mother found courage to say,
"Yes baby girl, I think God looks down and cries every day."

God Bless you and keep you safe in Jesus' arms!


Bird & Wing


An old legend says that God first created birds without wings. Sometime later, God made wings and said to the birds, "Come, take up these burdens and bear them." The birds hesitated at first, but soon obeyed. They tried picking up the wings in their beaks, but found them too heavy. Then they tried picking them up wit their claws, but found them too large. Finally one of the birds managed to get the wings hoisted onto its shoulders where it was possible to carry them.

To the amazement of the birds, before long the wings began to grow and they soon had attached themselves to the bodies of the birds. One of the birds began to flap his wings and others followed his example. Shortly afterwards, one of the birds took off and began to soar in the air above.

What had once been a heavy burden now became the very thing that enabled the birds to go where they could never go before...and at the same time, truly fulfill the destiny of their creation. The duties and responsibilities you count as burdens today may be part of God's destiny for your life, the means by which your soul is lifted up and prepared for eternity.

Don't be afraid of pressure. Remember that pressure is what turns a lump of coal into a diamond. You know the testing of your faith develops perseverance. Perseverance must finish its work so that you may be mature and complete, not lacking anything. James 1:3,4

Minggu, 23 Oktober 2011

Tuhan Mencintai Saya :)

Aku Bangga Menjadi Anak Tuhan
Kau Menuntun hidupKu
Menjalani hidup setiap hari
Engkau Tidak Pernah MeninggalkanKu

Kau Pengawal yang Setia
Teman hidup Terdekat
Menjauhkan dari dosa
Tuhan Yesus JuruselamatKu

Engkau Mengasihi Aku
Sungguh Tak Terhingga Kasih-Mu
Kasih Yang Tulus dan SEMPURNA
Kasih-Mu kekal sepanjang masa

Dengan lembut Engkau Mencari Aku
Ketika aku jauh dariMu
Kasihnya Mencari Aku
Aku diraih kembali kepadaNya

Jumat, 21 Oktober 2011

When God Seems Far Away


Sometimes even mature Christians who have followed the Lord for many years go through times when God seems very far away. In the main there are three possible reasons for this.

First, the problem can stem from a purely physical cause. What happens to us physically can have a great effect upon us spiritually. Sickness, viral infections, stress, overwork (or other pysical condtions) can affect our moods to such a degree that we think we are spiritually low when th real problem lies in a poor physical condition. This is why before God began to work on Elijah's depressed spirit He made sure that he had a period of rest and recuperation (see 1 King 19).

Second, God might seem far away because a sin has been committed and repentance has not been made. God has so built our spritiual system that when we sin, guilt descends. This kind of guilt (as opposed to the false guilt which can arise in our personalities) is God's way of getting our attention. In this situation repentance is the only way back. Repentance, remember, means more than just being sorry; it means being sorry enough to quit. When repentance has taken effect we can be sure that our relationship with God will be restored.

The third reason - and by far the most common one - for feeling that God is far away is because we fail to take the time to maintain our relationship with Him. If we don't take the time to talk to God regularly in prayer and listen to Him through reading His Word, then ought it to surprise us hat the relationship between us and Him begins to deteriorate? As someone put it: "If God seems far away - guess who moved?" God never moves away from us - it's we who move away from Him.

Prayer : My Father and my God, thank You for reminding me that my relationship with You must not be taken for granted, but consantly maintained. And if repentance is what is needed, help me to take that step - and without delay. In Jesus' Name. Amen!

Account Twitter @TeensGBICitra2 Terbentuk :)



Awal mula terbentuknya Account Twitter @TeensGBICitra2 ini dari mana ??

Jadi begini ceritanya pada suatu hari ketika aku habis SATE *Saat Teduh bukan makan sate ya :p* Gw tiba2 terpikir tentang Ibadah Remaja yang ada di gereja Gw ini dan saat itu juga seperti otak Gw mulai berpikir & brain storming apa yach yang bisa Gw lakukan untuk Remaja di gereja aku ini ?? masih bingung2 dan lanjut ke esok hari aku melihat rata2 semua anak2 SMP aja uda pakai BB *BlackBerry* boro2 kalo dulu pas SMP ga punya hape kali haha tapi disaat itu juga Gw seperti diberi Clue sama Tuhan lalu pas malem nya di kamar berpikir2 inovasi apa yang bisa menjangkau, memberkati mreka itu ?? *dipikir2*
Ktika itu juga aku melihat Twitter Gw pribadi dan tidak sengaja melihat Account yang isinya tweet2 yang memberkati dan meneguhkan banyak anak2 muda dari indonesia bahkan sampai ke seluruh dunia! Dan saat itu hal yang luar biasa juga. Gw bilang sama Tuhan Gw mau juga bisa memberkati anak2 remaja di gereja Gw bahkan orang2 yg tdk kenal sekalipun biar lwat hidup Gw bisa jadi berkat dengan setiap kata2 dan tulisan2 itu bisa memberkati mereka dan apa yang kulakukan ini smua hanya untuk Kemuliaan Tuhan! *so proud* :)

Jadi terbentuklah Account Twitter ---> @TeensGBICitra2 tanggal 4 August 2011 dan Gw mulai memperkenalkan ini ke anak2 remaja di gereja , para pemimpin2 remaja pemuda tentang Account ini yg bisa menjadi saluran info tentang event2 mendatang di remaja, ada renungan firman Tuhan setiap harinya, kata2 yang menguatkan yang sedang lemah dll :)

Dan Puji Tuhan setiap hari Jumlah followers Acc ini bertambah .. bertambah dan bertambah dan banyak orang2 yang diberkati lwat tweets2 ini *senang karena ada Tuhan yang ikut campur di Acc ini* karna ini smua bukan untuk Gw tapi ini untuk Tuhan dan Remaja GBI Citra2 ! senang bisa dipakai Tuhan walau hanya lwat Account ini jd berkat buat siapapun :)

So Follow our Twitter ya teman2 : @TeensGBICitra2 dan Facebooknya TeensGBICitra2 !
God Bless You All! :)

Surat dari Tuhan

Ketika kau bangun pagi ini,

Aku menunggumu untuk berbicara kepadaKu

bercerita kepadaKu apa saja yang terjadi kemarin,

tetapi sayangnya, engkau sangat sibuk

memilih pakaian yang akan kau kenakan

Aku menunggu lagi,

ketika kau berlari keluar kamar dan duduk di kursi tamu

Aku pikir engkau akan menyapaKu,

teryata engkau mengambil telepon

untuk menceritakan gosip terbaru kepada temanmu.

Saat makan siang dikantin,

Aku memperhatikan engkau melihat sekelilingmu,

mungkin engkau malu untuk berbicara kepadaKu,

itulah sebabnya engkau tidak menundukkan kepala

saat doa sebelum makan.

Tapi tak apa - apa ...

Masih ada waktu untuk berbicara denganmu,

Aku akan menungguu ketika engkau pulang ke rumah,

namun kelihatannya banyak hal yang engkau harus kerjakan.

Setelah semua tugasmu selesai,

engkau menyalakan TV,

dan duduk berjam-jam menonton acara kesukaanmu

tetapi Aku tetap menunggumu dengan sabar

sampai tiba waktunya engkau merasa lelah dan tertidur.

Mungkin engkau tidak menyadari

bahwa Aku selalu ada untukmu,

Aku selalu sabar menantimu,

karena Aku sangat mengasihimu.

Aku selalu menunggu saat - saat dimana engkau berbicara kepadaKu

dari hati ke hati.

Aku selalu berharap engkau mau memberikan waktumu untukKu

Dari Sahabatmu.

Tuhan

Walau hanya lwat tulisan ini. Semoga bs memberkati teman2 semua :)

Thank's & Gbu!